
Mencegah Oven Uap kehilangan suhu yang diinginkan
Masalahnya adalah oven uap merupakan “magnet panas”. Kelembapan yang tinggi akan menyebabkan panasnya hilang dari permukaan benda yang dipanaskan. Jika suhu ruangan turun sedikit saja, oven akan kesulitan mempertahankan suhu yang diinginkan.
Untuk mengatasi hal ini, kita menggunakan elemen pemanas berbasis gelombang inframerah jauh (Far Infrared/ FIR). Berbeda dengan elemen pemanas berbasis gelombang pendek, FIR mampu memanaskan benda yang dipanaskan hingga ke bagian dalamnya, bukan hanya permukaannya saja.
Menghindari fluktuasi suhu yang ekstrem
Pernahkah Anda melihat oven yang suhunya naik-turun secara drastis? Itu disebut profil suhu “sawtooth”. Hal ini biasanya terjadi karena penggunaan termostat berkualitas rendah. Hal ini sangat mengganggu.
Kita dapat mengatasi hal ini dengan menggunakan elemen FIR bersama sistem kontrol PID berbasis siklus tertutup. Sistem ini seperti “otak” yang selalu memantau suhu. Begitu suhu udara turun, sistem akan segera mengaktifkan elemen FIR untuk meningkatkan suhu. Hasilnya, suhu akan tetap stabil dalam kisaran ±1°C.
Mengatasi masalah uap
Uap air sangat suka menyerap panas. Itulah mengapa FIR merupakan pilihan yang tepat. Panjang gelombang FIR yang lebih panjang memungkinkannya untuk menembus udara lembap dengan lebih efektif.
Namun, uap juga bersifat korosif. Jika kita menggunakan kawat pemanas biasa, kawat tersebut akan cepat rusak. Kita perlu membungkus elemen pemanas tersebut dalam lapisan kuarsa atau keramik. Dengan begitu, kelembapan tidak akan masuk, sementara panas tetap bisa disimpan. Dengan demikian, perangkat oven tidak akan rusak setelah digunakan dalam waktu yang lama.
Hal-hal penting lainnya
Ini bukanlah solusi yang mudah. Anda perlu memilih sensor yang tepat. Jika Anda menggunakan termokopel yang lambat, sistem tidak akan menyadari penurunan suhu sampai saat yang sudah terlambat. Akibatnya, suhu oven akan menjadi terlalu tinggi. Anda membutuhkan sensor dengan massa termal yang rendah, agar dapat mendeteksi penurunan suhu secepat mungkin.
Satu hal lagi: FIR membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk mencapai suhu maksimum dibandingkan lampu halogen. Ingatlah hal ini saat merencanakan proses pemanasan.
Dan yang paling penting, gunakan Solid State Relay (SSR). Jangan gunakan relay mekanis. Relay mekanis akan terus bekerja keras untuk mengikuti perubahan suhu secara real-time, sehingga akan cepat Rusak. Gunakan SSR agar proses penghidupan/mematikan oven berjalan lebih cepat dan tanpa suara bising.