
Cara Mempercepat Proses Pengiriman Pizza
Sebagian besar oven konveksi hanya berfungsi untuk menghangatkan udara di dalamnya. Sejujurnya, proses pemanasan udara membutuhkan waktu yang lama. Jika Anda ingin mengurangi waktu pemanggangan dari lima menit menjadi satu setengah menit, Anda tidak bisa menunggu hingga udara menjadi panas. Yang dibutuhkan adalah panas yang langsung menyentuh pizza tersebut.
Itulah alasan mengapa elemen inframerah berbahan keramik digunakan. Alih-alih menghangatkan ruangan, elemen ini mengirimkan gelombang elektromagnetik langsung ke adonan dan topping pizza. Tidak perlu menunggu. Panasnya langsung sampai ke pizza.
Mengapa cara ini efektif?
Bayangkan saja seperti saat Anda berada di bawah sinar matahari pada hari yang dingin. Anda tidak perlu menunggu udara di sekitar Anda menjadi hangat; Anda sudah merasakan panasnya sejak saat Anda keluar ke luar rumah.
Elemen keramik ini melakukan hal yang sama. Elemen ini mengeluarkan radiasi gelombang pendek dan sedang, sehingga kulit pizza menjadi renyah dan keju menjadi cokelat dalam waktu singkat. Dengan demikian, proses produksi pizza menjadi lebih cepat, sehingga Anda dapat menghasilkan lebih banyak pizza per jam.
Rahasianya terletak pada kepadatan energi
Kami membuat elemen-elemen ini dengan kepadatan energi yang tinggi. Pada dasarnya, kami memadatkan banyak sekali panas ke dalam blok keramik tersebut.
Yang terbaik adalah bahwa elemen ini mampu mempertahankan panasnya. Di oven batu tradisional, setiap kali pintu oven dibuka, suhu di dalam oven akan turun drastis. Namun dengan sistem ini, suhu oven akan kembali normal dengan cepat.
Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan: Anda harus menyesuaikan kecepatan konveyor dengan tepat. Ketika Anda mengurangi waktu pemanggangan sebesar 70%, beberapa detik tambahan di dalam oven sangat penting agar kulit pizza tetap renyah. Sistem kontrolnya harus sangat responsif.
Hal-hal yang perlu diperhatikan
Saya tidak akan mengatakan bahwa cara ini merupakan solusi ajaib yang cocok untuk setiap dapur tanpa masalah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Pertama, elemen-elemen ini membutuhkan energi yang banyak. Mereka mengonsumsi arus listrik yang besar, terutama ketika pertama kali dihidupkan. Jadi, pastikan panel listrik Anda mampu menangani beban tersebut.
Selain itu, ada juga masalah “titik panas”. Karena panasnya sangat intensif, maka distribusi panasnya bisa tidak merata. Jika Anda meletakkannya secara berbaris, bagian tepi pizza bisa terbakar, sementara bagian tengahnya masih mentah. Kami biasanya menyusun elemen-elemen ini secara acak di langit-langit, agar setiap bagian pizza mendapatkan jumlah panas yang sama.